Tagged: nasehat Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • @PostingSoftware 7:27 am on February 3, 2012 Permalink
    Tags: batin, dosa, katolik, nasehat, pengakuan dosa, sakramen, , William Lonsdale   

    Sakramen Pengakuan Dosa 


    Oleh: Romo Richard Lonsdale *

    * Dipersembahkan dengan penuh kasih kepada Theresa dan William Lonsdale,
    yang kini telah menikmati sukacita surgawi, dari ananda yang mengasihimu.

    • MENGAPA MENGAKU DOSA ITU BAIK?

    Dikatakan bahwa “Orang Katolik tidak perlu membayar biaya Psikiater (= dokter ahli jiwa) seperti orang lain, sebab kita memperolehnya secara gratis setiap hari Sabtu dalam Kamar Pengakuan.” Yah, pernyataan itu tidak sepenuhnya benar – hanya sedikit saja imam yang memang seorang psikiater – tetapi sungguh benar bahwa kamu mempunyai seorang penolong yang hebat untuk memberimu nasehat serta penyembuhan dalam Sakramen Rekonsiliasi (atau Sakramen Pengakuan Dosa) yang kamu terima secara teratur. LAGIPULA – dan ini sesungguhnya yang lebih penting – kamu memperoleh kuasa Sakramen untuk melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan dalam hidupmu agar memperoleh damai.

    (More …)

     
  • @PostingSoftware 6:45 am on February 3, 2012 Permalink
    Tags: 8 jalan kebenaran, budha, delapan jalan kebenaran, nasehat, nasehat budha, Nirvana   

    8 Jalan Kebenaran Budha 


    DELAPAN JALAN KEBENARAN
    Ketika Buddha memberikan khotbah pertamanya di Taman Rusa, ia memulai ‘Berputarnya Roda Dharma‘ tersebut. Dia memilih simbol roda yang indah dengan delapan kisi untuk mewakili Delapan Jalan Mulia. Ajaran Sang Buddha berjalan berputar-putar seperti roda besar yang tidak pernah berhenti, yang mengarah ke titik pusat roda, satu-satunya yang tetap, Nirvana. Delapan jari-jari pada roda mewakili delapan bagian dari Delapan Jalan Mulia. Sama seperti setiap jari-jari diperlukan bagi roda untuk terus berputar, kita perlu mengikuti setiap langkah dari jalan tersebut.

    1. Pandangan Benar. Cara yang tepat untuk berpikir tentang hidup adalah melihat dunia melalui mata Sang Buddha – dengan kebijaksanaan dan belas kasihan.

    2. Pikiran Benar. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Pikiran-pikiran yang jernih dan baik membangun karakter-karakter yang baik dan kuat.

    3. Ucapan Benar. Dengan mengucapkan kata-kata yang baik dan bermanfaat, kita dihormati dan dipercaya oleh semua orang.

    (More …)

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel